Pemerintah Proyeksikan Defisit APBN 2026 Tetap di Bawah 3 Persen

Jakarta – Pemerintah menegaskan komitmen menjaga defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 di bawah 3 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). Langkah ini menjadi bagian dari upaya mempertahankan kredibilitas fiskal sekaligus memastikan anggaran negara tetap mampu mendukung pertumbuhan ekonomi dan melindungi masyarakat di tengah ketidakpastian global.

Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan, disiplin fiskal menjadi modal penting untuk menjaga kepercayaan investor dan keberlanjutan ekonomi nasional. Komitmen tersebut disampaikan dalam pertemuan dengan Presiden Grup Bank Dunia Ajay Banga di Bangkok, Thailand.

“Satu-satunya mata uang yang kami miliki adalah kredibilitas. Karena itu, kami ingin menjaga kredibilitas kami dan menegaskan kembali komitmen terhadap defisit anggaran 3 persen serta rasio utang 60 persen terhadap produk domestik bruto (PDB),” kata Suahasil.

Pos terkait