Selain itu, pemerintah akan melakukan pemantauan secara berkelanjutan terhadap anak-anak penerima manfaat MBG. “Semua anak yang stunting, by NIK, by name, by address sudah ada. Kita tag dia dapat MBG apa enggak, kita akan bisa ikuti setiap bulan karena ditimbang di posyandu,” ujar Budi.
Melalui pendekatan berbasis data tersebut, pemerintah berharap setiap intervensi gizi dapat diukur efektivitasnya sehingga menu dan layanan MBG dapat terus disempurnakan sesuai kebutuhan anak.
Di momentum Kemerdekaan RI, Program MBG menjadi simbol komitmen pemerintah untuk memerdekakan generasi bangsa dari stunting.