Menurutnya, wilayah seperti Papua, Nusa Tenggara Timur, dan sejumlah daerah di Sumatera menjadi fokus percepatan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar masyarakat, khususnya anak-anak, segera memperoleh akses terhadap makanan bergizi. Langkah tersebut diharapkan mampu mempercepat penurunan angka stunting sekaligus menghadirkan pemerataan layanan gizi di seluruh Indonesia.
Penguatan Program MBG juga dilakukan melalui penyempurnaan sasaran penerima manfaat. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan pemerintah bersama Badan Gizi Nasional akan memfokuskan program pada kelompok yang paling membutuhkan, mulai dari anak sekolah, balita, hingga ibu hamil di daerah dengan prevalensi stunting tinggi.
“Targetnya ini kita mau refine. Sekolah mana yang mau dikasih, usia mana, SD-nya di mana, lokasinya di mana, fokusnya ke daerah stunting dan lain sebagainya. Ibu hamil, ibu hamil yang bagaimana, balitanya gimana,” kata Budi.