“Perpustakaan tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga ruang alternatif bagi siswa untuk beraktivitas secara positif. Maka itu ke depan perpustakaan ini tidak hanya untuk siswa Sekolah Rakyat, tetapi juga bisa diakses masyarakat umum dan sekolah lain dengan pengaturan yang baik,” jelas Saifullah.
Sementara itu, Kepala Perpustakaan Nasional, Prof. Aminudin Aziz menyampaikan pihaknya telah mendistribusikan buku ke perpustakaan Sekolah Rakyat dengan rincian 1.500 buku untuk jenjang SD, 1.500 buku untuk jenjang SMP dan 1.000 buku untuk tingkat SMA.
“Nanti di sekolah rakyat yang gedung permanen akan kita tingkatkan lagi sesuai dengan kondisi. Intinya adalah pada kebutuhan buku yang sesuai keinginan siswa,” tuturnya.
Dengan berbagai penguatan tersebut, Program Sekolah Rakyat diharapkan mampu mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, disiplin, dan budaya literasi yang baik. Sinergi antara pemerintah dan berbagai pihak menjadi kunci dalam mewujudkan pendidikan yang bermutu dan berkelanjutan.