Jakarta – Program Sekolah Rakyat terus dikembangkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan secara komprehensif, tidak hanya pada aspek akademik tetapi juga pembentukan karakter dan budaya literasi bagi siswa.
Pembekalan bela diri diberikan untuk menumbuhkan kedisiplinan dan kepercayaan diri, sementara perpustakaan 24 jam memperluas akses belajar dan minat baca. Upaya ini merupakan komitmen pemerintah dalam menghadirkan pendidikan yang bermutu dan inklusif bagi anak-anak Indonesia.
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf mengatakan siswa Sekolah Rakyat akan diberikan pembekalan seni bela diri sebagai bagian dari penguatan karakter. Mereka akan dilatih karate secara langsung oleh personel Brimob Polri.
“Tentu ini adalah satu hal yang kita butuhkan, khususnya dalam penguatan pendidikan karakter di Sekolah Rakyat. Dengan harapan anak-anak memiliki semangat untuk berprestasi, kemudian memperkuat sportivitas, kejujuran, lebih percaya diri,” kata Saifullah.