Pemerintah Perluas Program CKG, 14 Juta Anak Disasar pada 2026

Menurutnya, persoalan kesehatan mental pada anak tidak dapat dipandang sebagai masalah individu semata. Faktor keluarga menjadi salah satu penyebab utama yang mempengaruhi kondisi psikologis anak, termasuk konflik keluarga maupun pola asuh yang tidak tepat.

Oleh karena itu, pemerintah berupaya memperluas skrining kesehatan mental melalui program CKG agar potensi gangguan dapat dideteksi sejak dini. Pemerintah juga mendorong peran tenaga pendidik untuk membantu mengidentifikasi tanda-tanda tekanan psikologis pada siswa.

“Dan kita juga tetap akan membuka layanan bantuan darurat. Jadi kalau mereka mengalami mereka bisa call kita,” katanya.

Dalam mendukung program ini, pemerintah juga memperkuat fasilitas layanan kesehatan mental di tingkat layanan primer. Puskesmas akan dilengkapi dengan tenaga profesional yang mampu melakukan penanganan medis bagi anak yang membutuhkan tindak lanjut perawatan kesehatan jiwa.

Pos terkait