Opha Gaull Buraga Pulang Kampung Bangun Desa Tombil

Opha Gaull Buraga atau memiliki nama lengkap Yunus Pabagai | Foto Facebook

OPHA Gaull Buraga, atau yang memiliki nama lengkap Yunus Pabagai, merupakan putra daerah kelahiran Awerkep, Desa Tribur, Kecamatan Abad Selatan, Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur, pada 18 Juli 1965. Ia dikenal sebagai sosok birokrat senior yang telah lama mengabdikan diri di bidang pemerintahan, khususnya pada sektor infrastruktur.

Opha Gaull Buraga saat ini menyatakan kesiapan dirinya untuk pulang ke kampung halaman dan mengabdikan pengalaman serta kapasitasnya sebagai Bakal Calon Kepala Desa Tombil, sebuah desa baru hasil pemekaran dari Desa Tribur. Pemilihan Kepala Desa Tombil direncanakan akan dilaksanakan pada tahun 2027 mendatang.

Rekam Jejak dan Pengalaman Birokrasi

Bacaan Lainnya

Sepanjang kariernya, Opha Gaull Buraga mengabdikan diri sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Nusa Tenggara Timur hingga memasuki masa purnabakti. Dalam perjalanan pengabdiannya, ia pernah menduduki berbagai jabatan fungsional maupun struktural, yang menandai pengalamannya yang matang dalam tata kelola pemerintahan dan pembangunan.

Atas dedikasi dan pengabdian yang konsisten, Opha Gaull Buraga juga telah menerima penghargaan Satyalancana Karya dari Presiden Republik Indonesia ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono, sebagai bentuk pengakuan negara terhadap loyalitas dan kinerjanya sebagai ASN.

Visi dan Komitmen Membangun Desa

Dengan latar belakang birokrasi dan pemahaman yang mendalam terhadap sistem pemerintahan, Opha Gaull Buraga menegaskan komitmennya untuk membangun Desa Tombil melalui visi:

“Mewujudkan Desa Tombil yang Lebih Maju, Mandiri, dan Religius melalui Pembangunan Partisipatif serta Tata Kelola Pemerintahan Desa yang Lebih Baik.”

Ia menyadari bahwa alokasi Dana Desa yang sebelumnya mencapai sekitar Rp1 miliar per tahun kini mengalami penurunan signifikan akibat kebijakan efisiensi anggaran pemerintah pusat. Oleh karena itu, menurutnya, pembangunan desa tidak dapat hanya bergantung pada Dana Desa semata, melainkan harus didukung oleh jaringan konektivitas dan komunikasi yang kuat dengan pemerintah kabupaten, provinsi, hingga pemerintah pusat guna memperoleh dukungan tambahan anggaran dan program strategis bagi kepentingan masyarakat Desa Tombil.

Saat ini, Opha Gaull Buraga berdomisili di Jalan AKL Gang II RT 30/RW 08, Kelurahan Liliba, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Di lingkungan tempat tinggalnya, ia juga aktif dalam kehidupan sosial kemasyarakatan dan dipercayakan menjabat sebagai Ketua RT 30 Kelurahan Liliba, yang mencerminkan kepedulian serta keterlibatannya langsung dalam pelayanan masyarakat di tingkat akar rumput.

Dengan pengalaman panjang di birokrasi, pemahaman terhadap tata kelola pemerintahan, serta komitmen kuat untuk kembali mengabdi di kampung halaman, Opha Gaull Buraga hadir sebagai figur yang dinilai memiliki kapasitas dan integritas untuk memimpin Desa Tombil ke arah yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing, tanpa meninggalkan nilai-nilai religius dan kebersamaan masyarakat desa. (*)

Pos terkait