Bocah 2,9 Tahun Diduga Korban Malapraktik RSD Kalabahi Meninggal Dunia, Keluarga Tuntut Pertanggungjawaban

Felecia Evsie Mau, bocah 2,9 tahun diduga menjadi korban malpraktek pihak medis RSD Kalabahi

Kalabahi, wartaalor.com – Seorang bocah perempuan berusia dua tahun sembilan bulan, bernama Felecia Evsie Mau diduga menjadi korban malapraktik medis di Rumah Sakit Daerah (RSD) Kalabahi, Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Felecia dikabarkan meninggal dunia pada Minggu, 21 Desember 2025, pagi, setelah menjalani rangkaian perawatan medis dan rujukan antar rumah sakit.

Ibu korban, Evrida Waang, kepada wartawan menuturkan bahwa anaknya awalnya menjalani perawatan di RSD Kalabahi karena sakit. Namun, dalam proses perawatan tersebut, pihak medis RSD Kalabahi diduga melakukan pemasangan infus Central Venous Catheter (CVC) di area bahu oleh seorang dokter anestesi, yang kemudian menimbulkan perdarahan serius.

Akibat kondisi tersebut, Felecia kemudian dirujuk ke RSUP Ben Mboi, Kota Kupang. Namun berdasarkan hasil pemeriksaan CT Scan, pihak RSUP Ben Mboi menyatakan bahwa korban tidak dapat ditangani di Kupang karena mengalami kerusakan pembuluh darah vena dan arteri dengan panjang yang cukup signifikan, sehingga direkomendasikan untuk dirujuk lebih lanjut ke rumah sakit rujukan nasional di Jakarta.

Pos terkait