Optimisme Peningkatan Sistem Pendidikan Era Prabowo – Gibran

Oleh : Anggara Putra*)

Pendidikan adalah fondasi utama bagi pembangunan suatu bangsa. Dalam konteks Indonesia, tantangan yang dihadapi sistem pendidikan sangatlah kompleks. Namun, dengan semangat optimisme, pasangan Prabowo-Gibran menawarkan visi dan misi yang ambisius untuk meningkatkan kualitas sistem pendidikan di seluruh Indonesia. Melalui pendekatan yang inovatif, mereka berkomitmen untuk melahirkan individu-individu kreatif dan berkualifikasi global, sebuah langkah yang sangat diperlukan untuk menghadapi era globalisasi yang semakin kompetitif.

Salah satu visi utama Prabowo-Gibran adalah menciptakan sistem pendidikan yang tidak hanya mengedepankan pengetahuan akademik, tetapi juga kemampuan praktik dan kreativitas. Mereka percaya bahwa lulusan yang memiliki kemampuan beradaptasi dengan cepat dan berpikir kritis adalah kunci untuk menghadapi tantangan zaman. Dalam hal ini, penting bagi institusi pendidikan untuk mengembangkan kurikulum yang mampu menjawab kebutuhan industri dan masyarakat, sehingga lulusan tidak hanya siap menghadapi dunia kerja tetapi juga mampu berinovasi dan menciptakan solusi bagi permasalahan yang ada.

Guru Besar Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Cecep Darmawan, menekankan bahwa era Prabowo-Gibran harus serius dalam menata tata kelola bidang pendidikan. Menurutnya, narasi merdeka atau kemerdekaan yang sering diangkat dalam sistem pendidikan saat ini tak lebih dari sekadar dramaturgi. Dalam konteks ini, semua janji kampanye Prabowo-Gibran terkait pendidikan dan guru seharusnya menjadi masukan yang krusial bagi pembentukan roadmap atau peta jalan pendidikan nasional. Hal ini harus tercermin dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) serta rencana jangka panjang lainnya.

Peta jalan pendidikan ini diharapkan menjadi rencana pembangunan operasional yang terstruktur, dengan berbagai tahapan, target, strategi, dan kebijakan yang jelas. Peta jalan ini tidak hanya sekadar dokumen, tetapi juga kompas utama dalam pembangunan pendidikan di Indonesia. Dengan adanya peta jalan yang jelas, setiap pihak yang terlibat dalam pendidikan, mulai dari pemerintah, pendidik, hingga masyarakat, dapat berkolaborasi dengan lebih baik untuk mencapai tujuan bersama.

Pos terkait