Menurut Yakobus, kita tidak menyangkal bahwa secara pribadi kita semua yang hadir ini punya pilihan yang berbeda. Tetapi saya ingin sampaikan bahwa jangan karena pilihan kita yang berbeda serta eforia kita, dapat menghancurkan tatanan kehidupan kita.
“Kita diminta untuk menjadi bagian dari Bawaslu sebagai mitra pelayanan. Karena itu mari kita tinggalkan ego kita dan kita nyatakan kebersamaan ini secara baik dan membangun sebuah komitmen, untuk melakukan pengawasan yang benar demi tercapainya pemilihan umum yang damai,” pesan Yakobus.
Menurut dia, kita akan masuk dalam pesta pemilihan umum. Dan pesta itu, lanjut Yakobus, adalah pesta sukacita. Tetapi didalam nuansa sukacita itu tidak disangka akan ada gejolak yang kita hadapi.
“Dan karena itu kita sebagai pelayan pesta mari kita sajikan menu-menu yang baik, kita memberi pelayanan yang baik agar membuat keharmonisan dan kedamaian dalam pesta itu,” imbuhnya.
Untuk diketahui, kegiatan ini dihadiri Ketua F-KUB Alor Pdt. Yakobus Pulamau, Rektor UNTRIB Kalabahi Alvons Gorang, Ketua STIKIP Muhammadiyah Kalabahi Marzuki Galeko, KAHMI Alor Rahmat Zainuddin, Ketua Pemuda Katolik Oktovianus Manehat.
Turut hadir para pimpinan OKP seperti, KNPI, HMI, GMKI, PMKRI, IMM Pemuda Muhammadiyah, GMNI, GAMKI, Suara Perempuan Alor, para Jurnalis dan lainnya.***(joka)
