KALABAHI, WARTAALOR.com – Bupati Alor Drs. Amon Djobo merasa bersyukur dan bangga atas dukungan serta partisipasi organisasi kelompok pemuda (OKP) di Alor dalam membantu pemerintah daerah saat virus Covid-19 dan badai Seroja mulai melanda Kabupaten Alor Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Bupati Amon Djobo mengakui, saat dua bencana itu mulai melanda, para pemuda Alor ini ikut turun ke tengah-tengah masyarakat kemudian menyalurkan bantuan seperti masker, hand sanitizer, obat-obatan, sembako dan berbagai bantuan lainnya.
“Saya bangga karena ketika Alor diperhadapkan dengan pandemi dan seroja, OKP ada di depan bupati dan itu luar biasa. Mereka datangkan masker dan lain-lain dan disalurkan kepada masyarakat. Mereka turun membantu pemerintah daerah membagikan masker. Ini luar biasa karena tidak semua orang punya kepedulian seperti itu. Ini juga sekaligus menjawab program Alor Sehat, luar biasa,” ungkap Bupati Amon Djobo dalam sambutannya saat membuka Latihan Kader (LK) II Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Alor di Aula Hotel Nusa Kenari, Minggu, 26 Juni 2022 sore.
Menurut orang nomor satu di Kabupaten Alor ini bahwa OKP lainnya seperti Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) juga ketika badai seroja, mereka ada di lokasi dan berbaur diri bersama masyarakat. Mereka mulai membantu bangun rumah yang rusak. Lalu bagi super mi dan lain-lain.
“Jadi pemuda Alor memang hebat. Tidak sekedar teori tetapi mereka berbuat. HMI saya akui karena sesuai dengan tema kegiatan hari ini yaitu mewujudkan Indonesia emas tahun 2045. Dan saya memberikan penghargaan dan proviciat kepada pengurus HMI kabupaten hingga pusat yang mempercayakan daerah ini untuk dilakukan pelatihan LK II,” ujar Amon Djobo.
