Pada kesempatan berbeda, Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Herry Heryawan, mengajak masyarakat Sumatera Selatan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Ia menilai keterlibatan warga melalui kegiatan gotong royong menjadi salah satu langkah penting untuk menekan risiko kebakaran.
“Kesadaran menjaga lingkungan harus dibangun sejak awal dengan melibatkan masyarakat secara langsung. Partisipasi warga sangat diperlukan supaya potensi kebakaran hutan dan lahan dapat diminimalkan,” tutur Herry.
Sementara itu, Ketua Satgas Informasi Bencana BPBD Kalbar, Daniel, menyampaikan bahwa pemantauan BMKG mencatat 29 titik panas berkategori kepercayaan menengah. Sebarannya meliputi 24 titik di Ketapang, empat di Sintang, dan satu di Landak. Tidak terdapat titik panas dalam kategori rendah maupun tinggi.