Menurut Angga, operasional koperasi tetap berjalan dengan memanfaatkan fasilitas yang tersedia, mulai dari area kantor kelurahan, lapak UMKM hingga rumah pengurus. Mayoritas KDMP bergerak di sektor perdagangan kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, dan gula.
Selain perdagangan, sejumlah KDMP mulai mengembangkan usaha berdasarkan potensi wilayah. KDMP Kelurahan Kanigoro mengembangkan budidaya ikan nila melalui bantuan bioflok, sedangkan KDMP Kelurahan Winongo mengembangkan jasa les bahasa Inggris yang berkaitan dengan potensi wisata Kampung Inggris.
Penguatan koperasi juga diarahkan untuk memperluas kapasitas usaha dan akses pasar. Menteri Koperasi Ferry Juliantono menilai koperasi dapat menghimpun produk masyarakat sekaligus memperkuat kualitas dan kontinuitas pasokan agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas.