JAKARTA – Aktivitas Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kota Madiun mulai menunjukkan perkembangan seiring meningkatnya transaksi di tingkat masyarakat. Hingga Agustus 2026, nilai transaksi dari 27 KDMP tercatat mencapai sekitar Rp2,3 miliar, meski pembangunan gerai permanen koperasi belum seluruhnya rampung.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disnaker KUKM) Kota Madiun Angga Wahyu Nurcahyo mengatakan, capaian tersebut merupakan akumulasi transaksi seluruh KDMP yang telah beroperasi.
“Kalau untuk omzet, khususnya KDMP di Kota Madiun, dari 27 KDMP yang ada sampai dengan posisi Agustus 2026, omzet total kurang lebih sekitar Rp2,3 miliar,” ujarnya.