Sekolah Rakyat Instrumen Nyata Pengentasan Kemiskinan Antargenerasi

Deputi Bidang Kebijakan Pembangunan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Prof. Nunung Nuryartono mengatakan BRIN siap mendukung pelaksanaan Program Sekolah Rakyat melalui pendekatan berbasis riset dan bukti ilmiah. Menurutnya, dukungan tersebut penting agar setiap kebijakan yang dijalankan mampu menghasilkan dampak nyata terhadap upaya pengentasan kemiskinan.

Nunung menjelaskan bahwa evaluasi berbasis data akan membantu pemerintah mengukur efektivitas program sekaligus menyempurnakan pelaksanaannya sesuai kebutuhan masyarakat. Dengan dukungan riset, Sekolah Rakyat diharapkan tidak hanya meningkatkan angka partisipasi sekolah, tetapi juga benar-benar mampu memperbaiki kualitas hidup para penerima manfaat.

Pendekatan berbasis bukti tersebut menunjukkan bahwa kebijakan sosial kini bergerak ke arah yang lebih terukur. Program pemerintah tidak lagi sekadar mengejar jumlah peserta, tetapi juga berorientasi pada dampak yang dihasilkan terhadap mobilitas sosial masyarakat miskin.

Keberhasilan Sekolah Rakyat nantinya dapat menjadi dasar penyusunan kebijakan pendidikan yang semakin adaptif. Karakteristik kemiskinan di setiap daerah berbeda-beda, sehingga hasil evaluasi menjadi bekal penting untuk memastikan program tetap relevan dan menjangkau kelompok yang paling membutuhkan.

Di sisi lain, pendidikan memiliki efek berganda yang melampaui ruang kelas. Anak-anak yang memperoleh pendidikan berkualitas berpeluang memiliki pekerjaan yang lebih baik, meningkatkan kesejahteraan keluarga, serta memberikan pendidikan yang lebih baik pula kepada generasi berikutnya.

Itulah sebabnya investasi di sektor pendidikan selalu menghasilkan manfaat jangka panjang bagi pembangunan nasional. Ketika satu anak berhasil keluar dari lingkaran kemiskinan melalui pendidikan, dampaknya dapat dirasakan oleh seluruh anggota keluarga bahkan komunitas di sekitarnya.

Pos terkait