Jakarta – Pemerintah terus mempercepat program elektrifikasi desa sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi nasional dan pemerataan akses listrik bagi masyarakat. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan penyambungan listrik di lebih dari 1.400 desa yang telah diselesaikan melalui program listrik desa tahun 2025. Selain memastikan proyek tersebut segera beroperasi, pemerintah juga telah menyiapkan anggaran untuk melanjutkan program elektrifikasi pada 2026 dan 2027.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa pendanaan tidak lagi menjadi kendala karena proyek yang akan diresmikan telah rampung dikerjakan. Pernyataan itu disampaikan usai mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta.
“Program listrik desa yang akan kita resmikan merupakan pekerjaan tahun 2025 yang seluruh prosesnya sudah rampung. Karena itu, pembahasan mengenai anggaran sudah tidak lagi menjadi persoalan,” kata Bahlil.
Ia menjelaskan, pemerintah telah mengalokasikan anggaran untuk mendukung keberlanjutan program elektrifikasi desa pada dua tahun berikutnya. Menurutnya, fokus pemerintah kini adalah memastikan seluruh pelaksanaan berjalan sesuai target.