MOLA, WARTAALOR.COM – Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (DPC GAMKI) Kabupaten Alor menggelar Pelatihan Multimedia GAMKI Alor, Launching Website GAMKI Alor, dan Launching Website Toko Online UMKM GAMKI Alor Tahun 2026, Selasa 9 Juni 2026 di Gereja GMIT Imanuel Mola, Klasis Alor Tengah Utara.
Kegiatan yang berlangsung pada Selasa-Rabu, 9-10 Juni 2026 tersebut mengusung tema “Upgrade Skill Multimedia untuk Pelayanan dan Publikasi.” Pelatihan ini diikuti sekitar 70 peserta yang terdiri dari pemuda gereja, tim multimedia gereja, humas lembaga pemerintah, perwakilan sekolah, dan organisasi kepemudaan dari berbagai wilayah di Kabupaten Alor.
Ketua Majelis Jemaat GMIT Imanuel Mola, Pdt. Mikhael Karbeka, S.Si., Teol, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada GAMKI Alor yang telah menghadirkan ruang belajar bagi generasi muda untuk mengembangkan keterampilan multimedia di era digital.
Menurutnya, perkembangan teknologi informasi telah mengubah cara masyarakat berkomunikasi, menyebarkan informasi, hingga mempromosikan usaha dan pelayanan.
“Multimedia bukan lagi menjadi pilihan, tetapi sudah menjadi kebutuhan. Baik dalam pelayanan gereja, pelayanan publik, maupun promosi UMKM. Dunia saat ini telah bergerak ke arah digital dan orang muda harus mampu beradaptasi dengan perkembangan tersebut,” ujar Pdt. Mikhael.
Ia menjelaskan bahwa multimedia merupakan perpaduan berbagai elemen seperti teks, audio, gambar, animasi, dan video yang dikelola secara digital untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat secara lebih efektif dan menarik.
Menurutnya, pemanfaatan multimedia dapat membantu pelayanan gereja menjadi lebih kreatif dan modern. Selain itu, teknologi digital juga membuka peluang besar bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produk secara lebih luas tanpa harus menjual secara konvensional.
“Sekarang orang tidak perlu lagi berjalan dari kampung ke kampung untuk menjual hasil usaha. Produk cukup difoto, dibuat narasi yang menarik, dipublikasikan melalui media digital, dan pembeli akan datang mencari produk tersebut,” katanya.
Pdt. Mikhael juga berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi sarana pembinaan generasi muda agar lebih fokus pada kegiatan positif yang membangun kapasitas diri dan berkontribusi bagi pembangunan daerah.
“Melalui kegiatan seperti ini, orang muda dapat mengembangkan talenta, meningkatkan keterampilan, dan mempersiapkan diri untuk berkompetisi di dunia kerja maupun pelayanan. Saya berharap kegiatan ini juga dapat membantu mengurangi berbagai persoalan sosial yang melibatkan generasi muda,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Tim Pelaksana Kegiatan sekaligus Ketua Bidang Kominfo DPC GAMKI Alor, Welem G. Maniyeni, S.Pd, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk respon GAMKI Alor terhadap perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin pesat.
Menurut Welem, organisasi, gereja, sekolah, lembaga pemerintah, maupun komunitas kepemudaan perlu memiliki sumber daya manusia yang mampu mengelola media digital secara profesional untuk mendukung pelayanan, edukasi, publikasi, dan penyebarluasan informasi kepada masyarakat.
“Melalui pelatihan ini kami ingin meningkatkan kemampuan peserta di bidang jurnalistik, fotografi, videografi, Easy Worship, dan pengelolaan website. Selain itu, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya GAMKI Alor dalam mendorong transformasi digital di Kabupaten Alor,” ujarnya.
Kegiatan pelatihan menghadirkan sejumlah narasumber, yakni Dematrius Mautuka yang membawakan materi Teknik Penulisan Jurnalistik, Michael Dakahamapu dengan materi Teknik Pembuatan Videografi dan Fotografi, Evan Manapa terkait Pengelolaan Easy Worship, serta Welem G. Maniyeni yang membawakan materi Teknik Pembuatan dan Pengelolaan Website.
Salah satu agenda penting dalam kegiatan tersebut adalah peluncuran Website GAMKI Alor sebagai media informasi, publikasi, dan dokumentasi organisasi, serta peluncuran Website Toko Online UMKM GAMKI Alor yang diharapkan menjadi sarana promosi dan pemasaran produk-produk UMKM lokal hingga menjangkau pasar nasional bahkan global.
Wakil Ketua DPC GAMKI Alor Alboin Selly, mengatakan bahwa kehadiran kedua platform digital tersebut merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk memanfaatkan teknologi dalam mendukung pelayanan, penyebaran informasi, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Website GAMKI Alor akan menjadi ruang publikasi berbagai program dan kegiatan organisasi, sedangkan Website Toko Online UMKM GAMKI Alor diharapkan dapat membantu para pelaku usaha memasarkan produknya secara lebih luas melalui platform digital,” katanya.
Antusiasme peserta terlihat sejak hari pertama pelaksanaan kegiatan. Salah satu peserta dari Pemudi GMIT Mebung, Misi, mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru melalui pelatihan yang diselenggarakan GAMKI Alor tersebut.
Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi generasi muda untuk memahami perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang terus berkembang pesat.
“Pelatihan ini memberikan pengalaman yang luar biasa. Kami diajarkan membuat multimedia, mengenal pengembangan aplikasi toko online dan website. Ini menjadi bekal yang sangat baik bagi kami sebagai generasi muda untuk menghadapi perkembangan teknologi digital,” kata Misi usai mengikuti acara pelatihan pada hari pertama.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga semakin banyak pemuda gereja dan generasi muda di Kabupaten Alor yang memiliki keterampilan di bidang multimedia dan teknologi digital.
“Kami berharap GAMKI Alor terus menghadirkan pelatihan-pelatihan seperti ini. Selain menambah pengetahuan, kegiatan ini juga membuka wawasan kami tentang peluang pemanfaatan teknologi untuk pelayanan gereja, dunia kerja, pendidikan, maupun pengembangan usaha di masa depan,” ujarnya.
Misi menilai kehadiran Website GAMKI Alor dan Website Toko Online UMKM GAMKI Alor merupakan langkah maju dalam mendorong transformasi digital di Kabupaten Alor. Menurutnya, platform tersebut dapat menjadi sarana promosi yang efektif bagi organisasi maupun pelaku UMKM lokal untuk menjangkau pasar yang lebih luas.
Dengan anggaran pelaksanaan sebesar Rp 2 juta yang bersumber dari kas DPC GAMKI Alor, kegiatan ini terlaksana berkat dukungan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kabupaten Alor, GMIT Imanuel Mola, Forum Senior GAMKI Alor, serta para pemuda dan relawan yang terlibat.
Melalui pelatihan multimedia dan peluncuran dua platform digital tersebut, GAMKI Alor berharap lahir generasi muda yang kreatif, inovatif, dan mampu memanfaatkan teknologi untuk mendukung pelayanan gereja, pendidikan, pemerintahan, organisasi kepemudaan, serta pengembangan UMKM di Kabupaten Alor. (*)
