Pelantikan Pejabat Eselon Lingkup Pemkab Alor Tetap Digelar, Bupati Minta Bantuan Pengamanan ke Polisi

KALABAHI, WARTAALOR.COM – Rencana pelantikan perdana pemerintahan Bupati Alor Iskandar Lakamau dan Wakil Bupati Alor Rocky Winaryo atau duet Paket Is The Rock di Aula Gereja Pola Kalabahi, Senin (8/6/2025) rupanya akan “memanas”. Sejumlah pihak yang diduga merasa tidak puas dengan agenda pelantikan diketahui telah menyiapkan skenario untuk “membatalkan” acara pelantikan pejabat eselon III (Administrator) dan IV (Pengawas) itu.

Situasi mulai memanas sejak awal Juni 2026 setelah draf nama-nama pejabat yang akan dilantik “bocor” ke publik. Ada pihak-pihak diketahui merasa sangat tidak puas dengan posisi jabatan yang ada. Melihat kondisi menjelang pelantikan yang terus “memanas” Sekda Kabupaten Alor Melkisedek Beli kemudian meminta bantuan pengamanan kepada Kapolres Alor AKBP Nur Azhari.

Dalam surat tertanggal 4 Juni 2026 itu, Melkisedek Beli meminta Kapolres Alor agar menempatkan anggota di lokasi pelantikan yakni Aula Gereja Pola Tribuana Kalabahi pada Senin 8 Juni 2026.

Bacaan Lainnya

“Yth. Kepala Kepolisian Resort Alor di Tempat Sehubungan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas Lingkup Pemerintah Kabupaten Alor, maka dimohon bantuan pengamanan pada kegiatan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji dimaksud yang rencananya akan dilaksanakan pada : Hari/tanggal : Senin, 8 Juni 2026 Pukul : 08.00 WITA sampai selesai Tempat : Aula Gereja Pola Tribuana Kalabahi. Demikian menjadi perhatian dan atas kerja samanya disampaikan terima kasih,” demikian isi surat yang diteken Sekda Alor Melkisedek Beli atas nama Bupati Alor Iskandar Lakamau.

Melkisedek Beli yang dikonfirmasi victorynews.id membenarkan jika ada pelantikan pejabat di Aula Gereja Pola Tribuana Kalabahi, Senin (8/6/2026). Namun, soal nama-nama atau teknis berada di Badan Kepegawaian Sumber Daya Manusia Kabupaten Alor.

“Benar om (pelantikan). Secara teknis om konfirmasi dengan Kepala BKPSDM biar data-datanya lengkap,” tulis Melkisedek Beli.

Sementara itu, situasi menjelang satu hari pelantikan mulai memanas. Sekelompok yang merasa tidak puas dengan isi draf pelantikan itu membakar ban di depan Kantor Bupati Alor. Kondisi ini membuat aparat keamanan terjun ke lokasi untuk mengamankan situasi. Aksi itu diduga karena merasa tidak puas dengan agenda pelantikan besok.

Meski demikian, situasi lalu lintas tetat lancar dan normal dan bisa dikendalikan aparat keamanan setempat. Kapolres Alor AKBP Nur Azhari yang dikonfirmasi, Minggu (7/6/2026) mengatakan aksi bakar ban di kantor Bupati sebagai bentuk protes untuk meminta draf di Sekda Alor.

“Itu mereka ada bakar ban di kantor bupati, mereka minta pak sekda mau jumpai mereka untuk kasi tau, itu siapa-siapa saja yang terkena mutasi. Ya tidak bolehlah, itu mutasi kan bersifat rahasia,” ungkap Kapolres. ***(joka)

Pos terkait