“Program MBG 3B merupakan program prioritas dan menjadi program penunjang utama dalam berupaya menurunkan kasus stunting,” ungkapnya.
Sudiyo menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk memperkuat intervensi sejak masa kehamilan serta memperluas jangkauan layanan pemenuhan gizi melalui SPPG di berbagai daerah. Dengan pendekatan yang terintegrasi, pemerintah menargetkan penurunan angka stunting hingga 18,8 persen pada 2026 dan 14 persen pada 2029.
Dengan cakupan yang lebih luas, MBG 3B kini tidak hanya menyasar anak usia sekolah, tetapi juga kelompok rentan yang membutuhkan perhatian khusus sejak dini. Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam membangun fondasi kesehatan masyarakat secara menyeluruh.