Jakarta, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah terus mengalami penyempurnaan guna memastikan kualitas layanan bagi masyarakat tetap optimal. Komitmen ini ditegaskan melalui langkah responsif terhadap berbagai kendala di lapangan, di mana setiap laporan terkait layanan bermasalah langsung ditindak secara cepat dan terukur.
Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Wamendukbangga), Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, menegaskan bahwa seiring dengan perluasan cakupan penerima manfaat dan kompleksitas distribusi di berbagai daerah, pemerintah kini membentuk tim khusus untuk memastikan penyaluran program berjalan tepat sasaran, efektif, dan berkelanjutan. Pemerintah telah menyiapkan ribuan kader untuk menjadi ujung tombak distribusi MBG di masyarakat.
“Kami telah menyiapkan sekitar 18 ribu kader yang akan menjadi ujung tombak dalam memastikan distribusi MBG berjalan dengan baik hingga ke tingkat keluarga. Mereka akan berperan aktif dalam mendata, mendampingi, sekaligus mengedukasi masyarakat terkait pentingnya pemenuhan gizi,” ujar Isyana