KALABAHI, WARTAALOR.COM – Pernyataan bernada ancaman yang disampaikan salah satu tokoh masyarakat asal Suku Abuy, Benyamin Alokafani, terkait kemungkinan upaya menjatuhkan Bupati Alor menuai tanggapan dari kalangan pemuda. Seorang perempuan muda asal Suku Abuy, Elvi Padafani, secara terbuka menyatakan ketidaksetujuannya terhadap pernyataan tersebut dan mengingatkan agar nama baik suku tidak dibawa-bawa dalam dinamika politik daerah.
Pernyataan yang menjadi sorotan itu disampaikan Benyamin Alokafani saat konferensi pers bersama sejumlah wartawan seusai mengikuti Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Alor, Kamis (12/3/2026). RDPU tersebut membahas dinamika pemerintahan daerah serta perkembangan kondisi kesehatan Iskandar Lakamau, Bupati Alor yang diketahui jatuh sakit sejak Juli 2025.
Dalam kesempatan tersebut, Benyamin Alokafani yang juga dikenal sebagai seorang advokat dan politisi menyampaikan sejumlah pandangan terkait hasil RDPU. Namun, salah satu pernyataannya yang mengatakan bahwa “kalau ada yang ingin menjatuhkan Bupati kita perang” kemudian memicu reaksi dari sejumlah kalangan masyarakat.
Menanggapi hal itu, Elvi Padafani melalui sebuah video yang dibagikan di media sosial pada Sabtu (14/3/2026) menegaskan bahwa tidak semua masyarakat Suku Abuy sepakat dengan pernyataan tersebut. Ia menilai pernyataan bernuansa konflik seperti itu berpotensi merusak citra dan nama baik Suku Abuy di tengah masyarakat luas.
Menurut Elvi, kritik terhadap kepala daerah merupakan hal yang wajar dalam sistem demokrasi, terlebih jika berkaitan dengan jabatan publik yang melekat pada seorang pemimpin daerah.
