Reses di Maritaing, Anggota DPRD Alor Fraksi Partai NasDem Joni Tulimau: “Saya Datang Melapor ke Atasan”

Anggota DPRD Kabupaten Alor Fraksi Partai NasDem, Joni Tulimau melakukan Reses di Desa Maritaing Kecamatan Alor Timur Kabupaten Alor NTT

KALABAHI, WARTAALOR.COM — Anggota DPRD Kabupaten Alor dari Fraksi Partai NasDem, Joni Tulimau, SE., M.Si., menegaskan komitmennya sebagai pelayan masyarakat saat membuka Masa Reses I Tahun Sidang 2025/2026 di Desa Maritaing, Kecamatan Alor Timur, Sabtu (14/2/2026). Di hadapan ratusan warga, ia menyampaikan laporan kinerja sekaligus menyerap aspirasi masyarakat.

Dalam sambutannya, Joni menekankan bahwa dirinya bukan penguasa, melainkan wakil rakyat yang bertugas melayani dan mempertanggungjawabkan mandat yang diberikan masyarakat.

“Hari ini saya datang untuk memberikan laporan kerja kepada Bapak, Mama, dan Saudara semua yang telah mengutus saya ke DPRD. Ibaratnya, saya melapor kepada atasan. Setelah ini, saya siap menerima tugas baru berupa aspirasi,” ujarnya yang disambut tepuk tangan warga di Aula Kantor Desa Maritaing.

Bacaan Lainnya

Dalam laporan resesnya, Joni memaparkan sejumlah capaian yang telah dirasakan masyarakat di berbagai sektor, antara lain:

  1. Infrastruktur: pembangunan jalan baru dan sumur bor air bersih di Kelurahan Kolana Utara.

2. Pendidikan: dukungan bantuan bagi siswa kurang mampu.

3. Pertanian dan Peternakan: program peningkatan produksi dan pendampingan kelompok tani.

4. Perikanan: penguatan sarana usaha nelayan.

5. UMKM: pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui bantuan modal dan pelatihan.

Menurutnya, capaian tersebut bukanlah akhir, melainkan landasan untuk program pembangunan berikutnya.

Sebelum pertemuan reses, Joni meninjau sejumlah proyek hasil perjuangannya. Di Kelurahan Kolana Utara, warga kini menikmati akses jalan baru yang membuka keterisolasian wilayah serta sumur bor yang menjadi sumber air bersih.

Ia juga memantau kondisi fisik Pasar Maritaing yang mulai mengalami kerusakan. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan usulan pembangunan ke depan berbasis data dan kondisi riil di lapangan.

Pertemuan yang dihadiri lebih dari 100 tokoh masyarakat, tokoh agama, perempuan, dan pemuda menghasilkan sejumlah aspirasi prioritas, antara lain:

  1. Penanganan banjir dan perbaikan tanggul
  2. Normalisasi kali
  3. Peningkatan jaringan telekomunikasi
  4. Penyediaan listrik dan air bersih
  5. Pembangunan jalan penghubung antar desa
  6. Bantuan perlengkapan sekolah bagi siswa kurang mampu

Menanggapi aspirasi tersebut, Wakil Ketua Komisi II DPRD Alor itu menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan seluruh kebutuhan masyarakat.

“Sebagai orang yang masyarakat utus, saya siap memperjuangkan segala aspirasi yang sudah disampaikan,” tegasnya.

Hari Kedua Reses: Sorotan Irigasi dan Infrastruktur Kunatena

Memasuki hari kedua reses, Minggu (15/2/2026), Joni melanjutkan kunjungan ke Dusun II Kunatena, Desa Kolana Selatan. Di lokasi ini, ia menemukan kondisi ironi: wilayah yang diapit dua sungai aktif dan Danau Mireyaka, namun petani masih kesulitan air akibat belum adanya sistem irigasi.

Sebagai legislator yang membidangi pertanian, ia berkomitmen segera berkoordinasi dengan Dinas Pertanian untuk melakukan survei potensi lahan.

“Potensi tanah subur dan air melimpah di Kunatena tidak boleh sia-sia. Kita akan dorong pembukaan lahan sawah baru lengkap dengan sistem irigasinya,” ujarnya.

Sebagai penutup rangkaian reses, Joni menyampaikan sejumlah program yang akan direalisasikan pada tahun 2026, antara lain:

  1. Perbaikan jalan masuk ke Dusun II Kunatena

2. Pemasangan jaringan listrik beserta meteran gratis bagi seluruh warga dusun

Kabar tersebut disambut haru oleh masyarakat. Beberapa warga bahkan mengaku telah melihat tim survei turun langsung ke lapangan.

Dalam pertemuan penutup, Joni juga memberikan edukasi politik kepada masyarakat mengenai pentingnya kolaborasi linier antara DPRD Kabupaten, DPRD Provinsi, hingga DPR RI. Ia mencontohkan komunikasi intensifnya dengan Julie Sutrisno Laiskodat, Anggota DPR RI, yang dinilai telah membantu menghadirkan berbagai program pembangunan di Kabupaten Alor.

Menurutnya, sinergi wakil rakyat dari tingkat daerah hingga pusat dalam satu partai politik dapat mempercepat koordinasi dan realisasi program pembangunan.

“Dengan memilih wakil rakyat yang berada dalam satu partai yang sama dari tingkat daerah hingga pusat, maka koordinasi pembangunan akan jauh lebih mudah dan cepat,” pungkasnya.

Reses ini menjadi momentum penting bagi masyarakat Maritaing dan Kunatena untuk menyampaikan kebutuhan dasar mereka, sekaligus mempertegas peran wakil rakyat sebagai jembatan antara aspirasi masyarakat dan kebijakan pembangunan daerah. ***(joka)

Pos terkait