Kalabahi, wartaalor.com – Pemerintah Kabupaten Alor secara resmi membuka Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Sekretaris Daerah Kabupaten Alor. Kegiatan ini dilaksanakan selama empat hari, terhitung mulai tanggal 26 hingga 29 Januari 2026, bertempat di Aula Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Kabupaten Alor.
Pembukaan seleksi dilakukan oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Alor, Marthen G. Moubeka, SH, mewakili Bupati Alor Iskandar Lakamau, SH, M.Si. Dalam sambutannya, Marthen menegaskan bahwa jabatan Sekretaris Daerah memiliki posisi yang sangat strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Menurutnya, Sekretaris Daerah tidak hanya berperan sebagai koordinator administrasi pemerintahan, tetapi juga sebagai motor penggerak birokrasi, penjaga konsistensi kebijakan daerah, serta penghubung antara kepala daerah dengan seluruh perangkat daerah. Oleh karena itu, pengisian jabatan Sekda harus dilaksanakan secara objektif, transparan, kompetitif, dan akuntabel melalui mekanisme seleksi terbuka.
Ia menambahkan, pelaksanaan seleksi terbuka ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Alor dalam menerapkan sistem merit dalam manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN), sebagaimana diamanatkan dalam peraturan perundang-undangan. Sistem merit memberikan kesempatan yang sama bagi setiap ASN untuk berkompetisi secara sehat berdasarkan kompetensi, kualifikasi, dan prestasi kerja.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Tim Sekretariat Panitia Seleksi JPTP Sekretaris Daerah Kabupaten Alor, Yerike, S.Sos, menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan. Ia menjelaskan bahwa seleksi terbuka ini dilaksanakan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan, antara lain Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2020, serta Peraturan Menteri PANRB Nomor 15 Tahun 2019 tentang Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Secara Terbuka dan Kompetitif.
Lebih lanjut disampaikan, seleksi terbuka Jabatan Sekretaris Daerah Kabupaten Alor telah memperoleh persetujuan rencana pelaksanaan dari Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan ditetapkan melalui Keputusan Bupati Alor tentang Pembentukan Panitia Seleksi Terbuka dan Tim Sekretariat Panitia Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Alor.
Yerike menjelaskan bahwa tujuan pelaksanaan seleksi terbuka ini adalah untuk mengisi jabatan Sekretaris Daerah Kabupaten Alor secara objektif, transparan, kompetitif, dan akuntabel, sekaligus menjaring ASN yang memiliki kompetensi manajerial, kompetensi teknis, serta kompetensi sosial kultural sesuai dengan tuntutan jabatan. Selain itu, seleksi ini juga bertujuan untuk mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang profesional, bersih, dan berintegritas di Kabupaten Alor.
Peserta seleksi merupakan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan/atau Pejabat Administrator yang mendaftar secara daring melalui aplikasi ASN Career, serta telah memenuhi seluruh persyaratan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, baik yang berasal dari lingkungan Pemerintah Kabupaten Alor maupun dari luar daerah.
Tahapan seleksi dilaksanakan melalui beberapa tahap, meliputi seleksi administrasi, tes kesehatan dan penelusuran rekam jejak, penilaian kompetensi manajerial dan sosial kultural yang dilaksanakan oleh Tim Assessment Center BKD Provinsi Nusa Tenggara Timur, penulisan dan presentasi makalah, wawancara akhir oleh Panitia Seleksi, hingga penetapan dan penyampaian hasil seleksi kepada Bupati Alor.
Ditemui terpisah di ruang kerjanya, Yerike menambahkan bahwa panitia seleksi terdiri dari unsur akademisi, profesional, dan pejabat pemerintah yang memiliki kompetensi serta integritas, termasuk pejabat JPT Pratama dari Pemerintah Provinsi NTT. Seluruh proses seleksi didukung oleh Tim Assessment Center BKD Provinsi NTT yang independen dan berpengalaman guna menjamin kualitas serta objektivitas penilaian.
Adapun Tim Assessment Center BKD Provinsi Nusa Tenggara Timur berjumlah tujuh orang, diketuai oleh Fransiskus O. Waka, SH, bersama enam anggota lainnya yang berpengalaman. Tim ini bertugas melakukan penilaian kompetensi manajerial dan sosial kultural peserta seleksi.
Sementara itu, Panitia Seleksi Terbuka JPTP Sekretaris Daerah Kabupaten Alor berjumlah lima orang yang berasal dari unsur birokrasi, akademisi, dan profesional, sebagaimana ditetapkan melalui Surat Keputusan Bupati Alor Nomor: BKPSDM.800.1.2.6/22634/BKPSDM.3/2025 tanggal 22 Desember 2025.
Berdasarkan Pengumuman Panitia Seleksi Nomor: PANSEL.821/02/1/2026, sebanyak delapan peserta dinyatakan lulus seleksi administrasi dan berhak mengikuti tahapan seleksi selanjutnya, yakni:
Abdul Moharis Kapukong, SH., M.H
Muhammad Saleh Goro, S.Pi., M.Pi
Yustus Barabas Dopong Abora, S.P
Sabdi I. E. Makanlehi, SH., M.H
Melkisedek Bely, S.Sos., M.Si
Terince Marselina Mabileh, SH
Obeth Bolang, S.Sos., M.A.P
Dominikus Nerius Salmau, ST
Selanjutnya, para peserta akan mengikuti rangkaian tahapan seleksi meliputi penilaian kompetensi, penulisan dan presentasi makalah, wawancara akhir, hingga penetapan hasil seleksi yang disampaikan kepada Bupati Alor.
Melalui pelaksanaan seleksi terbuka ini, Pemerintah Kabupaten Alor berharap dapat memperoleh Sekretaris Daerah yang profesional, berintegritas, serta mampu mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Alor. (*)
