Kalabahi, wartaalor.com – Seorang pengusaha atau kontraktor bernama Muklis, yang berdomisili di Kalabahi Kabupaten Alor, merupakan salah satu pengusaha paling banyak tangani sejumlah pekerjaan yang bersumber anggaran dana desa di Kecamatan Pantar Barat Laut (PBL). Hal tersebut disampaikan Camat PBL, Sem Obisuru kepada wartawan baru-baru ini.
Pernyataan camat Obisuru itu sekaligus menepis opini yang dikembangkan oknum tertentu jika UD. Tetap Jaya, perusahaan milik Maria Bernadeta Yuni, biasa dipanggil Ibu Yuni mengerjakan dana desa di seluruh desa di Kabupaten Alor.
Untuk tahun ini, seperti berita Radar Pantar, Camat Obisuru mengungkapkan bahwa UD. Tetap Jaya hanya kerja di tiga desa. Ada di Desa Kayang, Desa Lamma dan Beangonong. Itu juga tiga desa baru totalnya tidak sampai Rp. 500 Juta.
Untuk tahun 2024 demikian Camat PBL, perusahaan milik Ibu Yuni itu mengerjakan dana desa di Desa Beangonong, Marisa, Alumang dan Kayang. Itu juga nilainya kecil-kecil, di 4 desa itu baru totalnya mencapai Rp. 300 juta.
“Jadi, tidak benar kalau semua desa di Alor itu dana desanya dikerjakan oleh perusahaan milik Ibu Yuni”, ujarnya.
Menurut Obisuru, yang kerja dana desa di PBL banyak itu Pak Muklis-salah seorang kontraktor dana desa yang selama ini berdomisili di Kalabahi, Ibukota Kabupaten Alor.
Sementara itu, di Desa Wakapsir Kecamatan Abad Selatan juga menurut Kepala Desa Petrus Langmai, pada tahun 2023 ada beberapa kegiatan yang dibiayai dengan dana desa termasuk pengadaan alat perikanan senilai Rp. 70-an Juta yang dikerjakan CV. Micha Pratama yang sedang dinikmati nelayan. ***(joka)
