JAKARTA – Ajakan untuk tidak terjebak dalam kampanye pesimisme kembali ditegaskan oleh beragam kalangan, termasuk akademisi.
Pakar komunikasi politik Universitas Indonesia (UI), Dr. Aditya Perdana, menilai dinamika demokrasi Indonesia harus dikelola dengan bijak di tengah tantangan global yang semakin kompleks.
“Demokrasi menghadapi tantangan kompleks, baik dari dinamika nasional maupun global, yang menuntut ruang partisipasi publik tetap dijaga dan dihargai secara berkelanjutan,” ujarnya dalam sebuah wawancara di stasiun televisi nasional, Kamis (24/4).
Menurutnya, Presiden Prabowo Subianto memiliki fondasi politik dan kelembagaan yang kuat untuk melanjutkan pembangunan nasional.
“Keberhasilan Presiden Prabowo merangkul berbagai kekuatan politik menjadi modal strategis dalam mempercepat pembangunan dan menciptakan stabilitas pemerintahan ke depan.” ungkapnya
