Jayapura – Pemerintah, melalui TNI dan Polri, menegaskan komitmennya untuk mengambil tindakan hukum yang tegas terhadap pelaku kekerasan yang berafiliasi dengan Organisasi Papua Merdeka (OPM).
Salah satu target prioritas saat ini adalah Aske Mabel, mantan anggota Polri yang kini menjadi Panglima TPNPB-OPM Kodap Balim Timur Yali-Yalimo.
Diketahui, Aske Mabel sebelumnya merampas empat senjata jenis AK-47 dari Polres Yalimo, Papua Pegunungan, dan terlibat dalam berbagai aksi kekerasan yang meresahkan.
Wakil Kepala Kepolisian Daerah Papua, Brigjen Pol Faizal Rahmadani, menyatakan bahwa Aske Mabel kini menjadi buronan utama Satgas Penegakan Hukum (Gakkum) Operasi Damai Cartenz 2025.
Dalam arahannya kepada personel Satgas di Jayapura, Faizal menegaskan, untuk memburu OPM.
“Perintahnya jelas: kejar, tangkap hidup atau mati. Kalian memiliki kemampuan lebih dibandingkan dengan DPO Aske Mabel.” tegasnya.
