Oleh : Yowar Matulessy )*
Percepatan pembangunan Papua yang telah menyerap aspirasi masyarakat telah menjadi salah satu agenda prioritas pemerintah Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Langkah-langkah konkret diambil untuk memastikan bahwa pembangunan di wilayah ini tidak hanya berjalan sesuai rencana tetapi juga berkesinambungan dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat setempat.
Salah satu upaya yang patut diapresiasi adalah safari yang dilakukan oleh Penjabat Wali Kota Jayapura, Christian Sohilait, ke sejumlah kelurahan dan kampung. Melalui langkah ini, pemerintah tidak hanya memantau kemajuan pembangunan, tetapi juga menyerap aspirasi dari masyarakat serta para pelayan publik seperti tenaga kesehatan dan guru.
Langkah ini merupakan wujud nyata dari pembangunan yang berbasis aspirasi lokal, di mana suara masyarakat menjadi pedoman utama dalam merumuskan kebijakan pembangunan.
Dalam konteks ini, Sohilait menegaskan pentingnya memantau langsung jalannya program pembangunan di berbagai daerah. Seperti yang diungkapkannya saat melakukan safari ke Kelurahan Trikora dan Angkasapura, pembangunan di dua kelurahan tersebut telah mencapai 70 persen. Hal ini menunjukkan bahwa Papua sedang dalam jalur yang tepat menuju percepatan pembangunan.
Namun, yang menarik dari langkah ini bukan hanya hasil pembangunan fisik, tetapi juga bagaimana pemerintah daerah merespons tantangan-tantangan yang dihadapi masyarakat. Dalam safari tersebut, selain memastikan jalannya pembangunan, Sohilait juga mengajak para pegawai untuk tetap fokus pada pelayanan masyarakat, termasuk menangani isu-isu krusial seperti bencana banjir dan pengelolaan sampah.
Percepatan pembangunan di Papua bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga tentang bagaimana pemerintah memastikan bahwa semua layanan publik dapat diakses oleh masyarakat secara efektif dan tepat sasaran. Dalam safari tersebut, Sohilait menekankan pentingnya peran tenaga kesehatan di puskesmas serta para guru di sekolah-sekolah dalam mendukung pembangunan yang holistik.
