Manado – Program unggulan strategis yang diinisiasi oleh Badan Intelijen Negara (BIN), Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN), telah berhasil menjadi simbol persatuan di tengah keberagaman Indonesia. Keberhasilan ini terlihat dari upaya AMN yang mampu mengangkat identitas dan budaya lokal para mahasiswa dari berbagai daerah dalam bingkai semboyan Bhinneka Tunggal Ika.
Dengan latar belakang keanekaragaman yang sangat luar biasa di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), program AMN hadir sebagai jawaban atas kebutuhan akan penguatan persatuan di tengah keberagaman. Kepala Balai Pembiayaan Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Anton Rahmadi, menekankan bahwa program ini terus menitikberatkan pada dua hal utama: wawasan kebangsaan dan nilai-nilai kebhinnekaan.
“Melalui AMN, kami berusaha membangun karakter pemimpin masa depan yang kuat dalam wawasan kebangsaan dan semangat kebhinnekaan,” ujar Anton Rahmadi dalam sebuah kesempatan.
