Ketegasan Politik dan Terobosan Ekonomi Mengantar Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo Gibran Menuju Kedaulatan Bangsa

Oleh: Farhan Sitepu *)

Perjalanan dua tahun kepemimpinan nasional yang diusung dalam agenda pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka menunjukkan arah konsolidasi transformatif yang kian matang. Fase dua tahun ini menjadi momentum yang sangat penting untuk mengukur sejauh mana artikulasi visi besar pembangunan mampu diterjemahkan secara konsisten ke dalam kebijakan konkret yang dirasakan manfaatnya secara nyata oleh masyarakat luas. Melalui sudut pandang integratif antara tata kelola ekonomi dan dinamika politik, potret perjalanan ini memancarkan rasa optimisme terhadap komitmen pemerintah dalam menjaga ketahanan nasional sekaligus memperkuat pijakan pertumbuhan ekonomi di tengah gelombang ketidakpastian global yang terus bergejolak.

Dari sudut pandang stabilitas dan ketahanan ekonomi makro, keberhasilan pemerintah menjaga denyut pertumbuhan nasional mendapat apresiasi signifikan. Guru Besar Ekonomi Universitas YARSI sekaligus Direktur Riset GREAT Institute, Prof. Perdana Wahyu Santosa, menyoroti bahwa fondasi makroekonomi Indonesia tetap solid dengan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) yang tumbuh stabil di level 5,29 persen secara tahunan pada Triwulan II 2026. Menurut analisisnya, tingkat inflasi yang terkendali pada angka 3,28 persen per September 2026 menjadi jangkar utama dalam menjaga daya beli masyarakat, yang tecermin dari tumbuhnya konsumsi rumah tangga sebesar 5,06 persen. Kondisi ini memperjelas bahwa kebijakan ekonomi pemerintah berhasil menopang konsumsi domestik sebagai motor utama penggerak ekonomi di tengah tekanan perekonomian global.

Pos terkait