Oleh : Nura Safitri
Musim liburan sekolah selalu menjadi salah satu momentum penting bagi perekonomian nasional. Pada periode ini, mobilitas masyarakat meningkat, aktivitas wisata tumbuh, dan konsumsi rumah tangga mengalami penguatan. Pemerintah memanfaatkan peluang tersebut melalui berbagai kebijakan yang tidak hanya bertujuan meningkatkan daya beli masyarakat, tetapi juga mendorong pertumbuhan sektor perdagangan, pariwisata, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kehadiran program Belanja di Indonesia Aja (BINA) Holiday and Back to School 2026 menjadi salah satu langkah strategis yang menunjukkan komitmen pemerintah dalam menggerakkan roda ekonomi nasional secara lebih merata.
Program BINA Holiday and Back to School 2026 yang berlangsung sepanjang musim liburan sekolah merupakan bentuk sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, pusat perbelanjaan, sektor pariwisata, hingga UMKM. Dengan melibatkan ratusan merek, puluhan ribu gerai ritel, dan ratusan pusat perbelanjaan di berbagai provinsi, program tersebut menghadirkan diskon dan promosi yang mampu menarik minat masyarakat untuk berbelanja sekaligus berwisata di dalam negeri. Kebijakan ini menunjukkan bahwa penguatan ekonomi tidak hanya dilakukan melalui instrumen fiskal dan investasi besar, tetapi juga melalui penguatan konsumsi domestik yang menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Data pertumbuhan ekonomi nasional pada triwulan pertama 2026 menunjukkan bahwa konsumsi rumah tangga masih menjadi kontributor terbesar terhadap Produk Domestik Bruto. Kondisi tersebut menegaskan bahwa menjaga daya beli masyarakat merupakan faktor penting dalam mempertahankan momentum pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, berbagai insentif yang diberikan pemerintah selama masa liburan sekolah menjadi langkah yang tepat untuk memastikan aktivitas ekonomi tetap bergerak dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.