JAKARTA – Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menandai penguatan agenda perlindungan sosial dan pembangunan sumber daya manusia. Melalui bantuan sosial (bansos), Sekolah Rakyat, hingga Makan Bergizi Gratis (MBG), pemerintah berupaya memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan, pemenuhan gizi, dan kesejahteraan.
Salah satu capaian terlihat dari keberlanjutan penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT). Kementerian Sosial mencatat lebih dari 18 juta keluarga penerima manfaat menjadi sasaran kedua program tersebut pada triwulan III 2026.
Di sektor pendidikan, Sekolah Rakyat menjadi terobosan untuk memutus mata rantai kemiskinan antargenerasi. Hingga Oktober 2026, program pendidikan berasrama bagi anak-anak keluarga kurang mampu tersebut telah menjangkau sekitar 44.000 siswa di 182 sekolah yang tersebar di Indonesia.
Sementara itu, program MBG terus diperluas untuk mendukung pemenuhan gizi anak dan kelompok rentan. Pemerintah juga menyempurnakan mekanisme pengelolaan program guna meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan.
