Ketua Komisi III DPRD Alor Geram, Sejumlah Proyek Sekolah Diduga Tidak Tuntas

Ernes The Frintho Mokoni, S.Sos

Selain mendesak Dinas Pendidikan, Ernes juga meminta Inspektorat Daerah (Irda) Kabupaten Alor melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap proyek-proyek yang terindikasi bermasalah. Menurutnya, apabila ditemukan pekerjaan yang belum diselesaikan sesuai ketentuan, pihak-pihak yang bertanggung jawab harus diminta segera menuntaskannya.

Ia juga mendorong Irda melakukan audit apabila terdapat indikasi penyimpangan yang berpotensi menimbulkan kerugian keuangan daerah, sehingga penggunaan anggaran pendidikan dapat dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan yang berlaku.

Sebelumnya, Inspektur Irda Kabupaten Alor, Romelus Djobo, S.E., melakukan inspeksi mendadak (sidak) di SMP Negeri 2 Bukapiting, Desa Waisika, Kecamatan Alor Timur Laut, Rabu (21/10/2026) pagi. Sidak tersebut merupakan tindak lanjut atas pengaduan masyarakat terkait pengadaan mebeler berupa kursi dari DAK Tahun Anggaran 2025 senilai Rp74 juta.

Dalam sidak itu, Romelus menemukan bahwa mebeler yang dibutuhkan sekolah belum dikirimkan oleh pihak kontraktor. Akibatnya, para siswa terpaksa menggunakan kursi plastik pinjaman dari gereja setempat dan bantuan warga agar proses pembelajaran tetap berlangsung.

Pos terkait