JAKARTA — Momentum Hari Tani Nasional pada 24 September diharapkan menjadi ruang menyampaikan aspirasi sekaligus memperkuat perhatian terhadap kesejahteraan petani. Masyarakat dan peserta unjuk rasa (unras) diimbau menjaga ketertiban serta tidak terpengaruh provokasi yang berpotensi mengubah penyampaian aspirasi damai menjadi tindakan anarkis.
Analis Politik dan Isu Intelijen Boni Hargens menilai masyarakat tidak perlu larut dalam kecemasan menghadapi berbagai wacana mobilisasi massa pada September. Menurutnya, aparat keamanan memiliki pengalaman dalam menangani dinamika aksi sekaligus menjaga stabilitas.
“Percayalah, Polri, BIN, dan TNI memiliki kapabilitas dan pengalaman yang terbukti dalam menjaga keamanan nasional,” kata Boni di Jakarta, Jumat (18/9/2026).