KALABAHI, WARTAALOR.COM – Kelanjutan program pemulihan kesehatan Bupati Alor, Iskandar Lakamau, kembali menjadi perhatian publik setelah terapi lanjutan di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RSPON) Jakarta yang sebelumnya direkomendasikan oleh Tim Pemulihan Kesehatan Bupati hingga kini belum terlaksana.
Meskipun Bupati Iskandar Lakamau telah kembali menjalankan sejumlah aktivitas pemerintahan dan terlihat beberapa kali menghadiri kegiatan resmi, kondisi kesehatannya dinilai belum pulih sepenuhnya. Dalam beberapa kesempatan, Bupati masih tampak mengalami keterbatasan dalam berkomunikasi secara utuh saat menyampaikan sambutan maupun berinteraksi dalam kegiatan pemerintahan.
Situasi tersebut memunculkan pertanyaan publik mengenai tindak lanjut rekomendasi Tim Pemulihan Kesehatan Bupati yang sebelumnya menyatakan perlunya penanganan lanjutan oleh tenaga ahli dengan fasilitas kesehatan yang lebih memadai.
Berdasarkan Surat Pernyataan Ketua Tim Pemulihan Kesehatan Bupati Alor tertanggal 4 Maret 2026, tim yang dipimpin dr. Lodywik Anjassius Ata Alopada menyimpulkan bahwa berdasarkan hasil evaluasi perkembangan kesehatan Bupati, diperlukan pemeriksaan dan penanganan lanjutan oleh tenaga ahli yang lebih komprehensif.
Dalam surat tersebut, tim merekomendasikan beberapa bentuk terapi yang meliputi terapi okupasi, terapi wicara, terapi rehabilitasi medik, dan terapi penunjang lainnya.
