Jakarta, – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu program sosial terbesar yang dijalankan pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah. Dengan jumlah penerima manfaat yang sangat besar, pelaksanaan program ini membutuhkan tata kelola yang bersih, transparan, dan profesional agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal sekaligus menjaga kepercayaan publik.
Vice Executive Director Indonesia Food Security Review, Alfatehan Septianta, menilai bahwa pengelolaan program berskala besar seperti MBG harus didukung sistem pengawasan dan standar operasional yang kuat.
“Program Makan Bergizi Gratis memiliki skala yang sangat besar sehingga membutuhkan tata kelola yang transparan, akuntabel, dan profesional untuk menjaga kepercayaan publik,” ujar Alfatehan.
Menurutnya, skala program ini bahkan menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan penerima manfaat terbesar di dunia dalam program makan sekolah. Saat ini Indonesia tercatat sebagai negara dengan jumlah penerima manfaat terbesar kedua secara global.
Ia menjelaskan bahwa jumlah penerima manfaat MBG saat ini telah mencapai sekitar 64 juta orang setiap hari. Angka tersebut diproyeksikan akan terus meningkat seiring dengan perluasan program di berbagai daerah.