Kalabahi, wartaalor.com – Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem, Julie Sutrisno Laiskodat, menutup rangkaian kegiatan tahun 2025 dengan kembali menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Desa Lendola, Kecamatan Teluk Mutiara, Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (31/12/2025).
Kegiatan sosialisasi yang mengangkat empat pilar utama kehidupan berbangsa dan bernegara, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika, menghadirkan narasumber Setia Budi Laoepada, S.H., M.H., Dosen Tata Negara dan Ilmu Politik Fakultas Hukum Universitas Tribuana Kalabahi.
Dalam sambutannya, Anggota DPRD Kabupaten Alor Fraksi Partai NasDem, Marthen Luther Blegur, S.H yang mewakili Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Alor Deni Padabang, menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara.
Ia menegaskan, narasumber yang dihadirkan merupakan sosok yang kompeten di bidang ketatanegaraan, sehingga diharapkan peserta dapat mengikuti kegiatan dengan baik dan mengimplementasikan nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.
“Dulu kita mengenal pelajaran tentang Empat Pilar Kebangsaan sejak di bangku sekolah dasar, namun saat ini materi tersebut sudah tidak diajarkan secara khusus. Karena itu, melalui kegiatan ini bapak dan mama sekalian dapat kembali memahami, bahkan bertanya apabila ada hal-hal yang sudah mulai terlupa,” ujar Marthen Blegur sembari membuka secara resmi kegiatan sosialisasi tersebut.
Marthen juga mengungkapkan bahwa sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang diinisiasi oleh Julie Sutrisno Laiskodat ini bukan yang pertama kali dilaksanakan di Kabupaten Alor. Sebelumnya, kegiatan serupa juga telah digelar pada Juni 2025 di Desa Adang Buom, dengan menghadirkan narasumber yang sama.
Ia menjelaskan bahwa seyogianya kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Julie Sutrisno Laiskodat selaku Anggota DPR RI. Namun, karena padatnya agenda kenegaraan di parlemen, istri mantan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat itu berhalangan hadir. Oleh karena itu, ia menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh peserta atas ketidakhadiran Julie.
Menurut Marthen, meskipun tidak semua orang mampu menghafal Pancasila dan UUD 1945 secara tekstual, nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya sejatinya telah hidup dan dipraktikkan dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.
“Agar nilai-nilai tersebut tidak pudar, mari kita terus mengamalkannya dalam kehidupan bermasyarakat. Salam hormat dari Ibu Julie, mari kita jaga dan rawat Empat Pilar Kebangsaan ini demi kemajuan bangsa dan negara,” pungkasnya.
Pada akhir sambutannya, Marthen Blegur menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Laden Millu yang telah menyediakan tempat dan waktu dengan mengizinkan halaman rumah pribadinya digunakan sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan sosialisasi.
Sementara itu, Ketua DPC Partai NasDem Kecamatan Teluk Mutiara, Ladersius A. Millu, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Julie Sutrisno Laiskodat atas konsistensinya dalam melaksanakan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Kabupaten Alor. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan mengikuti kegiatan tersebut.
Ia berharap seluruh peserta dapat menyimak dan memahami materi yang disampaikan narasumber, sehingga mampu menerapkannya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Mengawali pemaparan materinya, narasumber Setia Budi Laoepada menjelaskan bahwa Empat Pilar Kebangsaan merupakan fondasi utama dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Pancasila, sebagai dasar negara dan ideologi bangsa, mengandung lima sila yang menjadi pedoman hidup bersama, yakni Ketuhanan Yang Maha Esa; Kemanusiaan yang Adil dan Beradab; Persatuan Indonesia; Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan; serta Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
Ia juga menjelaskan bahwa UUD 1945 merupakan konstitusi negara yang mengatur sistem pemerintahan, hak dan kewajiban warga negara, serta prinsip-prinsip penyelenggaraan negara. Sementara NKRI menjadi bentuk negara yang menjamin persatuan bangsa dalam satu wilayah kedaulatan. Adapun Bhinneka Tunggal Ika merupakan semboyan negara yang mencerminkan keberagaman suku, agama, ras, dan budaya yang tetap bersatu dalam bingkai NKRI.
Setia Budi Laoepada mengimbau seluruh peserta agar tidak hanya memahami, tetapi juga mengamalkan nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari demi menjaga keutuhan dan kejayaan bangsa Indonesia.
Kegiatan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan ini berlangsung dengan tertib dan lancar dari awal hingga akhir. Kegiatan dipandu oleh Merlinda Yeanny Rosanty Maro selaku Tenaga Ahli Julie Sutrisno Laiskodat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Joni Tulimau, Anggota DPRD Kabupaten Alor Fraksi Partai NasDem, serta sejumlah pengurus DPD Partai NasDem Kabupaten Alor, di antaranya John Donusina, Adam Perang, Evrin Asamau, serta tokoh masyarakat, tokoh perempuan, tokoh pemuda, dan tokoh agama setempat. ***(joka)
Ikuti berita video paparan materi di halaman Facebook WARTA ALOR..!
