Dampak dari mekanisme ini lebih dari sekadar suplai pangan, MBG terbukti membantu memberdayakan ekonomi lokal dengan membuka pasar tetap bagi petani dan peternak skala kecil, sekaligus memperkuat kemandirian pangan daerah. Pemerataan suplai bahan pangan lokal dipercaya mampu mengurangi ketergantungan terhadap pemasok besar dari luar daerah, serta memicu perputaran ekonomi di level desa.
Sebelumnya, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana menyampaikan bahwa pola kemitraan lokal merupakan inti dari kebijakan MBG sebagai program pembangunan jangka panjang. “Dengan menyerap produk petani dan peternak desa secara langsung, MBG bukan hanya memberikan makanan sehat bagi penerima manfaat, tetapi juga membangun ekosistem ekonomi yang berkelanjutan. Ini adalah model yang harus diperkuat karena memberikan manfaat kesehatan dan ekonomi sekaligus bagi masyarakat,” ujarnya.