Dorong Ekonomi Pulau Terluar, Julie Sutrisno Laiskodat Bersama KKP Salurkan Bantuan Ekonomi Produktif untuk KUBE Kolana Utara

Dorong Ekonomi Pulau Terluar, Julie Sutrisno Laiskodat Bersama KKP Salurkan Bantuan Ekonomi Produktif untuk KUBE Kolana Utara

Kalabahi, wartaalor.com — Upaya memperkuat perekonomian masyarakat pesisir dan pulau-pulau kecil terus didorong oleh Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem, Julie Sutrisno Laiskodat, bekerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Kelautan dan Ruang Laut (DJKP). Salah satu wujud dukungan tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan ekonomi produktif kepada Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Perikanan Kolana Utara, Kelurahan Kolana Utara, Kecamatan Alor Timur, pada Kamis (27/11/2025).

Bantuan senilai Rp 99 juta itu diserahkan secara langsung oleh Nurkholis Fauzi, perwakilan dari Direktorat Pendayagunaan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil DJPK KKP. Bantuan ini masuk dalam program prioritas KKP tahun 2025 untuk mendukung penguatan ekonomi masyarakat di wilayah Pulau-Pulau Kecil dan Terluar (PPK/T).

Dalam sambutannya, Nurkholis Fauzi menjelaskan bahwa program bantuan sarana dan prasarana ekonomi produktif telah berjalan sejak 2017, dan pada 2025 menyasar 50 titik lokasi di seluruh Indonesia, termasuk Kolana Utara.

Bacaan Lainnya

“Program ini bertujuan menjadi stimulan untuk menggerakkan dinamika perekonomian berbasis kebutuhan masyarakat pesisir dan pulau-pulau kecil,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pemberian bantuan juga merupakan bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat, agar komunitas pesisir memiliki kapasitas lebih baik dalam mengelola potensi laut secara berkelanjutan.

Untuk memastikan keberlangsungan manfaat program, kelompok penerima diwajibkan membuat laporan perkembangan secara berkala. “Pengawasan dan evaluasi penting agar bantuan tidak hanya diterima, tetapi benar-benar dimanfaatkan secara optimal,” tegasnya.

Mewakili Julie Sutrisno Laiskodat, Merlinda Yeanny Rosanty Maro selaku Tenaga Ahli menyampaikan bahwa wilayah Kolana Utara memiliki potensi sumber daya hayati yang besar, mengingat posisinya yang berbatasan langsung dengan Samudera Hindia dan Republik Demokratik Timor Leste (RDTL).

“Potensi ini harus ditopang dengan sarana prasarana yang memadai agar mampu meningkatkan produktivitas dan perekonomian masyarakat,” jelasnya.

Untuk itu, ia berharap Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Alor, melalui Kabid Pemberdayaan Nelayan Kecil Idham Ahmad, SP.i, dapat memberikan pendampingan berkelanjutan.

Bantuan yang disalurkan mencakup mesin ketinting, cold box, serta alat tangkap ramah lingkungan seperti pukat dan perlengkapan pendukung lainnya.

“Bunda Julie berharap bantuan ini mampu meningkatkan aktivitas usaha nelayan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi keluarga pesisir,” ujarnya.

Kabid Pemberdayaan Nelayan Kecil, Idham Ahmad, SP.i, menegaskan bahwa seluruh perlengkapan yang diberikan tidak boleh dipindahtangankan, karena bersifat bantuan pemerintah yang harus dimanfaatkan oleh kelompok secara kolektif.

“Dalam kondisi efisiensi anggaran seperti saat ini, KUBE Kolana Utara patut bersyukur bisa mendapatkan bantuan ini. Apresiasi kami sampaikan kepada Ibu Julie Laiskodat yang terus memperjuangkan kepentingan nelayan di Alor,” ujarnya.

Ia berharap dukungan tersebut tidak berhenti pada program tahun ini saja.

Kasi Pemerintahan Kelurahan Kolana Utara, Hans Malaikosa, turut memberikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat dan dukungan legislator NasDem.

“Bantuan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan aktivitas perikanan masyarakat kami,” ucapnya.

Senada dengan itu, Sekretaris Fraksi NasDem DPRD Alor, Joni Tulimau, SE, M.Si, menyebut bantuan tersebut sangat membantu efisiensi kegiatan melaut dan menjaga mutu ikan hasil tangkapan.

“Ikan dapat dijual dalam keadaan segar sehingga nilai jualnya meningkat. Ini berdampak langsung pada ekonomi keluarga nelayan,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa meskipun Julie Sutrisno Laiskodat belum bertemu langsung dengan nelayan Kolana Utara, tetapi perhatian dan kepeduliannya terus dirasakan masyarakat.

Penyaluran bantuan ini diharapkan menjadi pemicu peningkatan produktivitas nelayan, memperkuat ekonomi pesisir, dan menjadi bukti nyata kolaborasi pemerintah pusat, legislatif, dan daerah dalam mendorong kemajuan wilayah kepulauan terluar Indonesia. (*)

Pos terkait