Sekaligus juga, adanya AMN menunjukkan betapa kuatnya komitmen pemerintah dan BIN terhadap upaya mewujudkan inklusivitas dan juga terus mendorong naiknya kualitas dunia pendidikan di Indonesia.
Dengan adanya pendekatan, strategi dan juga paradigma sangat tepat tersebut, yakni mendorong adanya inklusivitas, maka terjadi peningkatan yang cukup signifikan dalam penciptaan lingkungan belajar yang kondusif dan sangat mendukung serta menghargai setiap individu, serta mempersiapkan para generasi muda menjadi anak bangsa yang bertanggung jawab dan berpengetahuan luas.
Segenap elemen masyarakat harus memandang bahwa pendidikan yang inklusif tersebut sebagai sesuatu yang sangat positif karena menjadikan antar satu dan lain mahasiswa bisa saling mengenal adanya perbedaan, saling menghormati dan terjadi pengembangan bagi berbagai macam minat bakat mereka.
Di sisi lain, Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) melalui Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Steve Kepel juga memberikan apresiasi sangat tinggi kepada pemerintah, BIN dan seluruh pihak yang berkontribusi atas pembangunan AMN Manado.
Realisasi pembangunan Asrama Mahasiswa Nusantara tersebut bukan hanya menjadi bangunan secara fisik belaka, melainkan juga sebagai simbol komitmen yang sangat kuat dari Pemerintah RI untuk terus mengembangkan SDM muda Indonesia.
Pengembangan kualitas bagi para SDM muda tersebut terjadi dengan adanya penciptaan lingkungan yang sangat kondusif untuk mereka bisa terus belajar, berkreasi dan berkolaborasi meski dari berbagai latar belakang yang saling berbeda.
Tidak main-main, bukti nyata komitmen kuat Pemerintah RI dan BIN untuk menggencarkan serta mendorong kemajuan sektor pendidikan di Indonesia secara inklusif, terwujud konkret dengan keberadaan AMN. Keberadaan program tersebut diharapkan mendapat dukungan luas dari masyarakat agar generasi muda unggul dapat terwujud melalui AMN.