Sehingga sudah sangat jelas bahwa Asrama Mahasiswa Nusantara tersebut merupakan sebuah program yang pemerintah gencarkan melalui inisiasi BIN yang sangat dibutuhkan oleh bangsa ini untuk bisa mencetak generasi muda penerus bangsa yang unggul secara inklusif.
Inklusivitas jelas merupakan hal yang sangat penting, karena untuk bisa membangun bangsa ini agar mencapai kemajuan dan perkembangan ke depan, Indonesia sangat membutuhkan adanya kolaborasi bersama, salah satunya melalui dunia pendidikan yang bercirikan inklusif.
Karena dengan demikian, maka Indonesia yang memiliki tingkat kemajemukan tinggi ini bisa memiliki kualitas sumber daya manusia (SDM) yang berkarakter kebangsaan dam cinta akan Tanah Air sangat kuat.
Direktur Perkumpulan Strada sekaligus Pengamat Pendidikan, Pastor Odemus Bei Witono mengungkapkan bahwa bagaimana upaya dan komitmen sangat kuat dari pemerintah dalam mewujudkan pendidikan dengan menggunakan pendekatan, strategi atau paradigma inklusif akan memunculkan banyak sekali peluang positif di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.
Saat ini, AMN Manado merupakan keberlanjutan dari kesuksesan pembangunan Asrama Mahasiswa Nusantara di Kota Pahlawan sebelumnya, yang juga nantinya oleh Pemerintah RI melalui lembaga pimpinan Jenderal Polisi (Purn) Prof. Dr. Budi Gunawan akan terus terealisasi di berbagai daerah menyebar di Tanah Air seperti Makassar, Yogyakarta, Jakarta dan Malang.
Asrama inisiasi Badan Intelijen Negara Republik Indonesia tersebut menerima peserta didik, yang merupakan para mahasiswa dari berbagai macam kalangan dan latar belakang di beragam pelosok daerah dari seluruh Nusantara dengan tetap memberikan kualitas pembinaan yang sangat prima tanpa membedakan yang mencerminkan semangat pelayanan tanpa batas dalam dunia pendidikan.
Upaya tersebut jelas memiliki tujuan agar para pemuda penerus generasi bangsa memiliki karakter kebangsaan yang kuat dan sekaligus mampu mencerdaskan kehidupan bangsa sebagaimana dalam amanat konstitusi.