Hopni Bukang Ajak Berpolitik yang Santun dan Jaga Persaudaraan

“Kalau saya secara pribadi, ada yang memfitnah saya silahkan, tetapi saya tidak mau fitnah orang lain. Ya, saya harus omong begini karena hampir di dunia maya penuh dengan postingan-postingan facebook saling adu domba, nah ini mestinya tidak boleh,” tandas Hopni.

Hopni mengatakan, proses Pilkada Alor nanti, kita memilih pemimpin terbaik untuk memimpin Alor Nusa Kenari tercinta. Sehingga, siapapun yang bakal terpilih nanti itulah pemimpin kita. “Saya kira begitu. Artinya bahwa siapapun yang terpilih kita hormati. Yang tidak terpilih silahkan koreksi diri agar tidak menciptakan dinamika yang tidak masuk akal,” ujarnya.

Hopni mengatakan bahwa Alor dengan semboyan Taramiti Tominuku, Tenangeli Mulenoa, Ite Kakangaring merupakan pesan leluhur kepada kita generasi. Karena itu, pesan leluhur ini mestinya kita harus tegakkan serta wariskan dari generasi ke generasi berikutnya. “Termasuk dalam pesta demokrasi nanti, kita harus lebih mengedepankan rasa persaudaraan diantara sesama,” tandasnya.

Ketika disinggung terkait adanya oknum ASN aktif yang saat ini gencar melakukan silaturahmi ke desa-desa. Hal ini patut diduga menjurus ke urusan politik, lagi-lagi Hopni menandaskan bahwa itu sikap yang keliru. “Itukan salah. Yang namanya ASN jelas ada larangan tidak terlibat politik praktis. Jadi kalau mau berpolitik praktis harus letakkan status sebagai ASN,” tandas Hopni Bukang.

“Waktu lalu saya pernah bersilaturahmi ke salah satu desa. Sampai disana ada yang bilang Pak Hopni jangan curi star. Lalu saya bilang loh siapa yang curi star? Bukankah mereka yang masih aktif ASN yang curi star atau saya yang sudah pensiun dari ASN?,” kata Hopni bertanya. *(Joka)

Pos terkait