Penderita Covid-19 di Alor, Disuruh Karantina Tapi Tidak Ada Perhatian Medis

“Tidak ada petugas medis yang datang. Mereka baru hubungi saya waktu mau swab kedua, karena mereka hubungi saya datang di IGD Rumah Sakit Daerah (RSD) Kalabahi untuk melakukan swab kedua,” ujarnya.

“Jadi ketika pengambilan sampel swab kedua di RSDKalabahi, saya dengan inisiatif sendiri yang meminta obat. Saya cukup binggung apakah SOP penangganan covid-19 seperti itu,” ungkapnya lagi sambil mengatakan dirinya hingga saat ini masih menunggu hasil swab kedua.

Sementara itu, pengeluhan pelayanan yang sama juga disampaikan oleh JNd, seorang Kepala Keluarga yang istri dan anaknya dinyatakan terkonfirmasi positif covid-19. Menurut JNd, awalnya istrinya masuk rumah sakit, kemudian dinyatakan positif covid-19.

Karena vonis demikian, jelas JNd, dirinya bersama anak-anaknya juga diambil swabnya. Hasil swab tersebut, dirinya dinyatakan negatif, sedangkan keempat anaknya terkonformasi positif covid-19, sehingga ditambah istrinya menjadi 5 orang positif covid-19.

Pos terkait