Hari Pahlawan, Dugaan Penyadapan Presiden Menguji Integritas dan Kesetiaan Bernegara

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Partai Golkar Muhammad Sarmuji mengapresiasi langkah aparat dalam menangani dugaan penyadapan ilegal. Menurutnya, praktik tersebut berpotensi mengancam demokrasi dan kebebasan berkomunikasi.

“Kalau nggak (ditindak), kita orang-orang akan takut berekspresi, orang bahkan akan takut berkomunikasi,” katanya.

Sarmuji juga mendorong peninjauan kembali RUU Penyadapan agar kewenangan penyadapan memiliki batas dan prosedur hukum yang jelas.

Dalam momentum Hari Pahlawan, masyarakat diharapkan menjaga persatuan, tidak mudah terprovokasi informasi yang belum terverifikasi, serta menyampaikan aspirasi, termasuk melalui unjuk rasa, secara damai dan konstitusional.

Pos terkait