BPS turut mencatat nilai produk domestik bruto (PDB) berdasarkan harga berlaku sebesar Rp6.741 triliun. Sementara itu, berdasarkan harga konstan, nilainya mencapai Rp3.633,2 triliun. Seluruh lapangan usaha menunjukkan pertumbuhan positif dengan lima sektor utama menyumbang sekitar 65,31 persen terhadap keseluruhan PDB nasional.
Edy menyebutkan industri pengolahan memiliki kontribusi terbesar sebesar 19,22 persen, diikuti pertanian 13,46 persen, perdagangan 13,24 persen, konstruksi 10,20 persen, dan pertambangan 9,19 persen. Dari sisi pertumbuhan, perdagangan meningkat 7,14 persen, konstruksi 6,42 persen, serta industri pengolahan 5,87 persen. Adapun pertanian tumbuh 0,46 persen dan pertambangan 0,91 persen.
Sektor akomodasi dan makan minum mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 11,22 persen akibat meningkatnya hunian hotel serta aktivitas konsumsi di restoran. Berikutnya, jasa keuangan tumbuh 8,47 persen dan jasa lainnya mencapai 8,32 persen berkat peningkatan aktivitas pariwisata.