Dukungan terhadap pembangunan infrastruktur juga dirasakan di Provinsi Papua Pegunungan. Kepala Badan Pengelola Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Papua Pegunungan Noak Tabo menyampaikan bahwa pemerintah daerah memperoleh tambahan alokasi Dana Otsus sekitar Rp465 miliar pada 2026, di luar alokasi awal sekitar Rp260 miliar.
Noak menjelaskan, anggaran DTI diarahkan untuk pembangunan infrastruktur dasar yang memiliki peran penting dalam meningkatkan konektivitas dan akses pelayanan masyarakat.
“DTI kami fokus untuk pembangunan infrastruktur fisik dasar seperti jalan, jembatan, perbaikan fasilitas transportasi udara dan peningkatan telekomunikasi digital,” ujar Noak Tabo.
Sementara itu, penguatan pembangunan di Papua Selatan turut didukung proyeksi alokasi Dana Otsus 2027 sekitar Rp1,8 triliun untuk pemerintah provinsi dan empat kabupaten cakupannya. Kepala BPPKAD Papua Selatan Ronald Evans mengatakan, pembagian anggaran mempertimbangkan sejumlah variabel, termasuk jumlah penduduk dan Orang Asli Papua.