Jakarta – Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan pembenahan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui transformasi MBG 2.0 sebagai respons terhadap berbagai masukan publik.
Juru Bicara BGN, Tysa Novenny mengatakan transformasi MBG 2.0 mengubah fokus program dari perluasan cakupan menjadi penguatan keamanan pangan, pemenuhan gizi, ketepatan sasaran, dan standar pelayanan. Langkah ini merupakan perombakan mendasar terhadap cara kerja program, bukan sekadar perbaikan.
“Pertanyaannya bukan lagi berapa banyak, tapi seaman apa? BGN mengambil keputusan besar, tidak sekadar memperbaiki, tapi merombak cara kerja,” ujar Tysa.
Ia menjelaskan, berbagai masukan masyarakat menjadi bahan evaluasi bagi BGN untuk membenahi tata kelola, memperkuat pengawasan, dan meningkatkan standar pelaksanaan program.