Ujang menegaskan, keberhasilan kebijakan pemerintah perlu ditopang birokrasi yang solid, penegakan hukum yang konsisten, serta pengawasan masyarakat. Ia turut menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, dan Cek Kesehatan Gratis sebagai bagian dari upaya memenuhi kebutuhan dasar sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Sementara itu, Pengamat Ekonomi GREAT Institute sekaligus Guru Besar Universitas YARSI, Prof. Perdana Wahyu Santosa, menilai stabilitas ekonomi makro Indonesia menjadi modal penting dalam menjaga momentum pembangunan. Dalam dialog tersebut, ia menyebut pertumbuhan ekonomi hingga kuartal III mencapai 5,29 persen, dengan inflasi sebesar 3,85 persen.
Perdana juga menyoroti kontribusi MBG terhadap perputaran ekonomi masyarakat melalui peningkatan permintaan bahan pangan dan keterlibatan pelaku usaha lokal.