Tito juga menekankan bahwa pangan memiliki peran penting bagi kelompok masyarakat berpenghasilan rendah.
“Tapi sektor yang paling critical yang harus kita jaga betul adalah makanan minuman, karena berhubungan langsung dengan rakyat yang kelas bawah,” tegasnya.
Ia meminta daerah segera berkoordinasi dengan Bapanas, Bulog, dan pelaku usaha untuk menstabilkan komoditas yang mengalami kenaikan harga.
Melalui penguatan pasokan, pengawasan distribusi, dan pelaksanaan program stabilisasi, pemerintah berkomitmen menjaga keterjangkauan pangan sekaligus melindungi kesejahteraan masyarakat.
Partisipasi masyarakat dalam berbelanja secara bijak dan melaporkan indikasi penyimpangan harga juga diharapkan mendukung terciptanya pasar yang sehat, adil, dan stabil. (*)