Jakarta – Rencana pemanfaatan telepon genggam (ponsel) gratis untuk mendukung digitalisasi bantuan sosial (bansos) menjadi salah satu upaya memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan digital. Program ini diharapkan membantu warga berpenghasilan rendah, terutama mereka yang belum memiliki rekening bank dan perangkat memadai untuk mengakses layanan pemerintah.
Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo menjelaskan ponsel direncanakan terhubung dengan rekening digital sehingga penyaluran bantuan pemerintah dapat dilakukan secara langsung kepada penerima. Meski demikian, mekanisme pembagian perangkat dan kriteria penerimanya masih menunggu penjelasan resmi pemerintah.
Melalui sistem ini, penyaluran bantuan diharapkan menjadi lebih transparan, tepat sasaran, dan mudah dipantau sehingga risiko kesalahan pendataan maupun penyaluran dapat diminimalkan. Selain itu, kepemilikan ponsel diharapkan membantu masyarakat berpenghasilan rendah mengakses layanan keuangan digital dan informasi bantuan pemerintah secara lebih mudah.