Koperasi Merah Putih Beroperasi Bertahap, Kesiapan Desa Terus Dikawal

Jakarta – Pemerintah terus mempercepat pengoperasian Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih dengan menargetkan 8.000 unit dapat beroperasi penuh pada pekan ini. Program tersebut diarahkan untuk memperlancar distribusi kebutuhan pokok, barang bersubsidi, dan bantuan pangan sekaligus memperkuat peran koperasi sebagai pusat pelayanan ekonomi masyarakat desa.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyebutkan, pembangunan fisik sekitar 29.000 unit koperasi telah diselesaikan. Sebanyak 8.000 unit di antaranya sedang dilengkapi fasilitas logistik, persediaan barang, serta kendaraan distribusi.

“Koperasi Desa Merah Putih merupakan sarana pemerintah untuk menyalurkan barang bersubsidi, mulai dari pupuk, gula, minyak goreng, hingga LPG. Saat ini, kelengkapan 8.000 koperasi terus dipersiapkan, termasuk pemeriksaan kendaraan pengangkut seperti truk, mobil pikap, dan bentor,” ujar Zulkifli.

Selain menyalurkan barang bersubsidi, koperasi tahap awal akan membantu mendistribusikan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dari Bulog. Koperasi juga dilibatkan dalam penyaluran bantuan beras gratis kepada 33,2 juta keluarga penerima manfaat kelompok desil satu hingga empat, dengan total alokasi satu juta ton. Pengisian stok dilaksanakan bertahap selama beberapa minggu untuk menjaga kelancaran penyaluran.

Pos terkait